Radio Gema Randik

Radio Gema Randik
BIDANG PENGELOLAAN KOMUNIKASI PUBLIK DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KABUPATEN MUSI BANYUASIN

Jumat, 22 September 2017

Pengurus DPD PPNI Muba diminta menghasilkan perawat yang lebih Profesional

Sabtu, 23 September 2017
Sekayu  - Asisten I H. Rusli SP. MM gelar Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPD PPNI) Musi Banyuasin dan Seminar Kesehatan Dengan Tema "Penerapan Undang-Undang Keperawatan Dalam Praktek Mandiri dan Pelayanan Kesehatan Di Era Globalisasi", di Gedung Dharma Wanita Sekayu, Sabtu, (23/09/2017).

Candra Hakim SKM., MSi selaku ketua DPD PPNI Sumatera Selatan mengucapkan terima kasih atas segala dukungan dan bantuan atas terlaksananya pelantikan ini, amanah yang diberikan kepada kami selaku Organisasi yang menaungi dan mengayomi perawat dikabupaten Muba tidaklah ternilai, namun kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk tidak mengecewakan kepada semua perawat sehingga kedepan akan nampak manfaatnya dikabupaten Muba.

"Kami mengadakan seminar ini salah satu upaya dalam rangka meningkatkan kompetensi dan pengetahuan perawat, meningkatkan dan mengembangkan ilmu pengetahuan semoga dengan perkembangan teknologi diera globalisasi ini kami tidak ketinggalan".Pesannya

H. Subhan,. SKM., MSi Ketua DPW PPNI Sumatera Selatan menyampaikan guna organisasi ini adalah kesejahteraan masyarakat  dan 60% sampai 70% adalah pelayanan dirumah sakit dan puskesmas itu perawat isinya jumlah kita lebih banyak.

Kemudian, saya berharap dengan adanya pengurus yang baru mampu memotivasi dalam peningkatan dan pengembangan ppni yang merupakan garda terdepan dalam pembangunan dibidang kesehatan di indonesia, khususnya di Kabupaten Muba ini.

Asisten I H. Rusli SP. MM : atas nama pemerintah kab. Muba menyambut baik momentum pelantikan ini sekaligus membangkitkan peran perawat di mata masyarakat. Perawat sebagai mitra di bidang kesehatan, maka dari itu perawat harus menjadi yang terdepan dalam pembangunan kesehatan masyarakat. "Diharapkan kedepannya Sumber Daya Manusia para perawat lebih meningkat, setiap anggota perawat harus memiliki kompetensi yang baik dan handal, semoga PPNI keperawatan menghasilkan tenaga perawat yang lebih baik kedepannya".

"Semoga DPD PPNI kabupaten Muba tahun 2017-2021 dapat berperan sebagaimana fungsinya dalam rangka pencapaian pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Muba". Tutupnya

Kamis, 21 September 2017

Pinjaman Daerah Solusi Pembangunan Infrastruktur

SEKAYU - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) mendapatkan pinjaman dana dari PT. Sarana Multi Infrastruktur senilai Rp 450 milliar. Dana tersebut akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur yang ada di Kabupaten Muba.

"Kita di Muba fokusnya membangun percepatan infrastruktur, maka akan digunakan untuk membangun infrastruktur jalan yang di Muba dan keuntungannya kita bisa membangun sekaligus sehingga masyarakat bisa merasakan manfaatnya secara langsung", demikian diungkapkan Bupati Muba H. Dodi Reza Alex pada saat Rapat Paripurna penandatanganan pinjman daerah di gedung DPRD Muba, Rabu 20/9/2017.

Menurut Dodi Reza Alex pinjaman daerah tersebut masih dalam proses untuk disetujui oleh Pemeritah Pusat. " Mudah - mudahan disetujui mengingat kondisi keuangan kita tidak mencukupi, tapi kalau pinjaman ini disetujui Insyaallah masyarakat Muba dapat merasakan pembangunannya secara langsung tahun ini juga sehingga APBD yang ada dapat digunakan untuk pembangunan yang lain", jelasnya.

PT. Sarana Multi Infrastruktur adalah perusahaan BUMN yang memberikan fasilitas pembiyaan kepada daerah Indonesia yang secara kapasitas membutuhkan pinjaman, guna untuk mempercepat pembangunan di suatu daerah.








Post By : Firmansyah

Rabu, 20 September 2017

Wisudawan Akper Muba Diharapkan Mampu Bersaing

SEKAYU - Sebanyak 47 Mahasiswa Akademi Keperawatan (Akper) Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) diwisuda pada wisuda XII tahun angkatan 2017, Rabu 20/9/2017 di Gedung Dharma Wanita Sekayu. 47 Mahasiswa tersebut terdiri dari 13 orang putra dan 34 orang putri dengan lulusan terbaik IPK tertinggi 3,75.

Asisten I Setda Muba H. Rusli, SP., MM bea dikrharap kepada lulusan yang telah diwisuda untuk selalu meningkatkan ilmu maupun pengetahuan sehingga mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

"Pemkab Muba sangat mendukung dan tentunya berbangga dengan lulusan terbaik Akper ini, harapan kami ke depan untuk dapat bersaing di dunia Internasional", ujarnya.

H. Rusli, SP., MM juga berharap kepada lulusan untuk tidak terpengaruh dengan narkoba sehingga dapat memberikan contoh kepada adik tingkat yang masih menempuh pendidikan.

Sementara Direktur Akper Muba H. Taufik Rusydi M.Kes mengatakan, lulusan Akper Muba akan diseleksi kembali untuk ditempatkan di berapa rumah sakit yang ada di Muba dan kota Palembang.

"Lulusan Akper Muba akan diseleksi secara ketat untuk ditempatkan di RSUD Sekayu, Sungai Lilin, dan Bayung Lencir yang masih membutuhkan tenaga perawat", ungkapnya.







Post By : Firmansyah

Selasa, 19 September 2017

Bupati Muba Buka Sosialisasi Peningkatan Maturitas pengendali SPIP Kabupaten Muba Tahun 2017

Rabu, 20 September 2017
Sekayu - Sistem pengendalian internal pemerintah kab. Muba bekerjasama dengan inspektorat daerah Kabupaten Muba dengan tujuan mencapai pengelolaan pemerintahan pembangunan yang efektif, efisien, tranparan dan akuntabel dengan demikian diharapkan akan penamaman  budaya kerja yang disiplin efektif serta efisien dalam melaksanakan tugas tersebut. Ungkap Plt Sekda selaku ketua panitia pelaksana satuan tugas Sistem pengendalian internal Pemerintah kabupaten muba tahun 2017 di Auditorium Pemerintah Kabupaten Muba, Rabu, ( 20/09/2017).


Selanjutnya, Opsesi tersebut memerlukan komitment dan konsistensi dari seluruh jajaran pejabat dan aparat pemerintah kab. Muba tujuan pertama penerapan SPIP untuk perubahan mainset seluruh aparat didalam melaksanakan pekerjaan didalam sistem pemerintahan guna peningkatan budaya kerja yg bersih bebas dari KKN dan bersifat melayani bukan untuk dilayani, beberapa permasalahan yang menjadi isu pemerintah di Kabupaten Muba hasil pemeriksaan Internal maupun pemeriksaan ekternal oleh aparat monitor seperti BPK atau Auditor lainnya, permasalahan tersebut terjadi salah satunya lemahnya sistem pengendalian internal dilingkungan pemerintah agar permasalahan ini bisa diatasi perlu di pengelolaan keuangan yang transparan, efisien, dan akuntabel.

Kemudian, Perwakilan Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Prov. Sumsel  Gillbert August Hasudungan Hutapea menjelaskan bahwa sosialisasi ini tidak khusus dana desa tapi SPIP secara keseluruhan sedangkan siskudes bagian dari SPIP itu bagian dari sistem intern pemerintah itu upaya BPKP melakukan pengawasan, pengawasan ini tidak hanya memeriksa dan mencari temuan tapi orientasi kedepan jangan sampai peristiwa yang beresiko itu terjadi dan membantu Pemda baik dikota maupun didesa.

Dalam Sambutannya Bupati Muba menjelaskan bahwa hal ini yang menjadi konsen kita bersama karna mendapat berkah 227 desa dimuba yg mana kalau tidak dijaga dgn baik dana yg dari pusat akan menjadi musibah bagi kita, yang pertama yg harus dilakukan oleh kades adalah pengertuan mengenai aturan dan tata kelola bagi yg tidak mengerti tidak sesuai bisa berujung dengan masalah maka diberikan pemahaman terkait dana desa jika sudah diberikan pendampingan tapi masih ada yang bermain diluar aturan yang berlaku maka akan diberikan sanksi sesuai aturan.

"Ini adalah upaya kita untuk mencegah jangan sampai terjadi penyimpangan dan tugas BPKP yang sebagai mitra kita harus kita sambut dan respons bukan hanya sebatas komitment tapi dengan aksi implementasi yang dilakukan dari setiap OPD yang ada didaerah Muba". Jelasnya


Muba TV Tempat Studi Banding Sungai Penuh TV

SEKAYU - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Sungai Penuh Provinsi Jambi melakukan studi banding ke Komisi IV DPRD Kabupaten Musi Banyuasin.

Studi banding tersebut bertujuan untuk mendapatkan informasi yang berkaitan dengan uji kepatutan dan kelayakan dewan pengawas Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Musi banyuasin TV (Muba TV) yang sudah dilaksanakan untuk dapat diterapkan ke Sungai Penuh Televisi (SP TV), Selasa 19/0/217 di ruang rapat Komisi IV DPRD Muba.

Ketua Komisi IV DPRD Muba Iwan Aldes, Sos., MSi didampingi Taufik Hanif, S.Sos ., MSi Kabid Teknologi Informasi dan Komunikasi Diskominfo Muba menyambut baik kedatangan rombongan dari DPRD kota Sungai Penuh.

Dengan dilaksanakannya studi banding ini, diharapkan DPRD Muba dan DPRD Sungai Penuh bisa bertukar pikiran mengenai televisi lokal yang akan didirikan dikota Sungai Penuh.

"Kalau di Muba, kita sudah ada Muba TV yang didirikan sejak tahun 2007, kami terus mendorong program - program dari Muba TV bisa masuk ke daerah terpencil di Muba", tambahnya.

Taufik Hanif Kabid Teknologi Informasi dan Komunikasi Diskominfo Mubamewakili Kadis Kominfo Muba mengucapkan terima kasih kepada DPRD Sungai Penuh atas dipilihnya Kabupaten Musi Banyuasin sebagai tempat studi banding LPPL.

"Dengan landasan UU Nomor. 32 tahun 2002 tentang penyiaran Publik dan UU nomor. 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik, yang membuat Muba TV sampai saat ini eksis dan dipercaya masyarakat sebagai TV Publik", ujarnya.

Ketua DPRD Sungai Penuh Mulyadi Yakup selaku ketua rombongan yang berjumlah 15 orang yang terdiri dari 12anggota DPRD, 2 orang dari Diskominfo, dan 1 Kabag Humas Sungai Penuh mengucapkan terima kasih atas masukan - masukan yang disampaikan oleh DPRD dan Diskominfo Muba.

"Kami akan memperbaikiapa yang kurang supaya Sungai Penuh TV ke depan menjadi lebih baik lagi", tutupnya.










Post By : Firmansyah

Plt Sekda gelar Rakor pelaksanaan kegiatan pembangunan Kabupaten Muba TA 2017

Sekayu - Plt Sekretaris Daerah Apriyadi S.Sos., M.Si Pimpin Rapat Koordinasi Percepatan Pelaksanaan Kegiatan Pembangunan Kabupaten Musi Banyuasin Tahun Anggaran 2017 (APBD-DAK-APBN) di Ruang Rapat Bappeda Kabupaten Muba

KPPN Sekayu retno yuhani : pemerintah telah berkomitmen secara bertahap meningkatkan alokasi anggaran anggaran transfer ke daerah dan dan desa (TKDD) sebagai konsekuensinya diperlukan pelayanan, koordinasi dan monitoring evaluasi yang lebih efektif terhadap kinerja pelaksanaan anggaran pusat dan daerah. Syarat penyaluran DAK fisik tahun anggaran 2017 berdasarkan peraturan daerah mengenai APBD tahun anggaran berjalan, laporan realisasi penyerapan dana dan capaian output perbidang tahun anggaran 2016 penyampaian dokumen paking lambat 19 Mei 2017 dan penyaluran paling lambat 31 Mei 2017.

Sedangkan Laporan real penyerapan dana minimal 75% dari dana yang telah diterima RKUD, dan capaian output DAK fisik perbidang triwulan I daftar kontrak kegiatan (data kontrak, bukti pemesanan barang, pelaksanaan kegiatan swakelola, atau kegiatan penunjang serta penyampaian dokumen persyaratan paling lambat tanggal 31 Agustus 2017 dan penyaluran paling lambat tanggal 08 September 2017.

Kepala BAPPEDA  Drs. H.M. Yusuf Amilin masih terdapat beberapa Perangkat daerah yang realisasi fisik dan keuangan masih dibawah kabupaten yaitu : Dinas PU PR, Dinas perkim, PDAM Tirta Randik, Kecamatan Lalan, Kecamatan Bayung Lencir, BP2RB, Kecamatan Babat Supat, ada 9 OPD yang mendapat dana Akokasi Khusus yaitu : Dikbud, Dinas Kesehatan, RSUD sekayu, PUPR, Perkim,  pkkb, Dinas perikanan, dinas PPHP, dan Disperindag.

Dalam arahannya, Plt Sekda Muba Drs. Apriyadi mengatakan bahwa kita harus lebih meningkatkan komitmen untuk saling berkoordinasi dan selalu optimis kedepannya, sehingga tidak ada lagi keterlambatan dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan di Kabupaten Muba. "Bagi yang dananya tidak dibayar oleh kementrian karna kelalaian maka akan diberikan sanksi dan yang telah diberikan tugas harus fokus".

“Kepada seluruh SKPD yang belum mencapai target realisasi harus lebih meningkatkan kinerja yang professional dalam pengawasannya, sehingga target realisasi pengerjaan pembangunan dapat tercapai dengan baik, sesuai rencana”, ujar Plt  Sekda.


Minggu, 17 September 2017

Apriyadi : Tinggalkan Mental Dilayani, ASN Harus Melayani Masyarakat

SEKAYU - Pelaksana tugas (Plt) Sekda Musi banyuasin (Muba) Drs. H. Apiyadi mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada di lingkungan kabupaten Musi banyuasin untuk bekerja maksimal dengan mengedepankan pelayanan kepada masyarakat dan menyelaraskan visi dan misi Muba Maju Berjaya.

"Kita selaku ASN harus melayani masyarakat dengan penuh tanggung jawab, karena ini adalah kewajiban kita semua dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat , tinggalkan mental untuk dilayani kita harus melayani masyarakat dan tinggalkan mental priyai", ajaknya pada saat menjadi pembina upacara rutin Kopri di halaman kantor Bupati Muba, Senin 18/09/2017.

Menurut Drs. H. Apiyadi pelayanan publik kepada masyarakat sangatlah penting mengingat pelayanan publik merupakan isu sentral bagi pemerintah pusat, sesuai dengan tema pada pelaksanaan upcara Kopri tersebut yakni bersama Kopri mewujudkan pelayanan publik yang ungul dan membanggakan guna mensukseskan Muba Maju Berjaya 2022.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan SK kenaikan pangkat otomatis kepada ASN Muba periode 1 Oktober 2017.

"Selamat kepada kawan - kawan yang baru saja menerima SK kenaikan pangkat, ini adalah bentuk peningkatan pelayanan yang dilakukan Pemerintah kepada jajaran ASN karena semuanya sudah dilakukan secara otomatis mulai dari kenaikan pangkat hingga memasuki usia pensiun", tutupnya.






Post By : Firmansyah

Kamis, 14 September 2017

Ribuan Peserta Antusias Ikuti Senam Bersama Dan Jalan Sehat Hut Muba

SEKAYU - Ribuan peserta yang terdiri dari pelajar dan masyarakat umum mengikuti senam bersama dan jalan sehat yang diadakan oleh koran Harian Musi Banyuasin, di halaman Cha Cha Waterfun Sekayu.

Jalan sehat tersebut dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) kabupaten Musi Banyuain ke- 61 dan dihadiri langsung oleh Bupati Musi Banyuasin H. Dodi Reza Alex, Plt. Sekda Drs. H. Apriyadi, Kasdim Jenderal Surobin, Wakapolres Dodi Indra Eka, dan Kepala OPD Musi Banyuasin.

Pada kesempatan tersebut Bupati Musi Banyuasin H. Dodi Reza Alex mengajak masyarakat untuk memeriahkan HUT Musi Banyuasin dengan menjadikan kota Sekayu sebagai kota olahraga. " Salam Olahraga...", teriaknya.

Adapun hadiah utama yang diundi yaitu sepeda motor, kulkas, televisi, sepeda, kompor gas, kipas angin dan hadih menarik lainnya.












Post By : Firmansyah

RSUD Muba MoU dengan RS Siloam Sriwijaya

Kamis, 14 September 2017
Sekayu - cita - cita Kabupaten Muba kita adalah memberikan pelayanan kesehatan yang sempurna diantaranya meningkatkan kualitas dari pelayanan rumah sakit sekayu. memberikan pelayanan dengan pasien sejalan dengan misi kita menjadikan rumah sakit berkelas internasional agar bisa tercapai dari segi sarana dan prasarana dan sdm harus disiapkan. Ungkap Bupati Muba saat buka Seminar Kesehatan "Emergency Update" Kerjasama dari Tim CME (Continuing Medical Education) RSUD Sekayu dengan RS Siloam Sriwijaya di Aula RSUD Sekayu.Kamis, (14/09/2017).

Selanjutnya, Salah satu dari inflementasi dari program dan niat kita untuk meningkatkan standar atai level  dari kemampuan para dokter atau konsultan yang bertugas agar mempunyai pemahaman dan juga tingkat akreditas yg sama dlm penanganan ke gawat darurat. Hal ini sejalan dgn niat kita sesuai sdm yang siap kita harus memberikan pasilitas yang prima.

Dr. Makson mengatakan bahwa Rumah sakit sekayu mempunyai Visi pada tahun 2019 RS sekayu menjadi Rumah Sakit Rujukan regional yg berstandar Internasional dalam rangka menuju kesana salah satu yg bisa kita lakukan untuk melakukan percepatan ini kita harus membangun berkomitment untuk menuju kesana, kami akan melakukan konsep pemberdayaan, dengan kemitraan atau senergisitas.

"Kami sangat berterima kasih perjanjian kerjasama (MoU) dengan memberikan sebagian ilmu pengetahuan serta fasilitas apa yg dimiliki oleh Rumah Sakit Siloam sebagai peluang untuk mengembangkan potensi yang ada diMuba khususnya pada dokter umum dan dokter lainnya. Ungkapnya

Selanjutnya, Sambutan Direktur RS Siloam Sriwijaya Dr. Hariyanto Sulaiman menjelaskan ini merupakan salah satu misi menjadi rumah sakit yang terpercaya mendapat  pelayanan kesehatan, pendidikan kesehatan, dan penelitian kami sudah sering seminar - seminar ini karena selain ilmu yang selalu diperbarui.

"Kami berharap kerjasama yang ada terus berlanjut, karna tenaga dokter kami yang ada sangat Kompoten dibidangnya dan peralatan kami sangat menunjang untuk pengembangan dan melakukan operasi yang mungkin jarang dilakukan, jadi ilmu yg dibagikan dapat berguna bagi dokter dan bagi masyarakat demi perkembangan kesehatan di muba.


Asisten I Muba Buka Pelatihan Bimtek Sat Pol PP

Kamis 15 September 2017
Sekayu - Satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas) memiliki fungsi sebagai mobilitas yang sewaktu-waktu siap dikerahkan dalam membantu penyelenggaraan pemerintah daerah. Satuan Linmas juga sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dibidang keamanan, ketentraman dan ketertiban masyarakat serta perlindungan masyarakat.

“Satuan Linmas sebagai pintu awal informasi bagi pemerintah daerah serta masyarakat yang berkaitan dengan bidang keamanan, ketentraman dan ketertiban masyarakat serta perlindungan masyarakat,” ungkap Asisten I H. Rusli.,SP. MM saat membuka Pelatihan Dasar Perlindungan Masyarakat di Wisma Atlet Sekayu, Kamis (14/09/2017).

Sementara itu Dalam sambutannya,Asisten I menyampaikan Satuan Perlindungan Masyarakat mempunyai tugas pokok yaitu membantu upaya pertahanan Negara, membantu penanggulangan bencana, membantu kegiatan sosial kemasyarakatan, membantu memelihara kamtibmas dalam pengamanan wilayah serta ikut terlibat dalam kegiatan keamanan lingkungan.

“Perhatian dan keseriusan pemerintah tentunya harus didukung oleh segenap lapisan masyarakat guna mewujudkan manajemen kamtib dan linmas yang mantap, efektif, efisien, akurat dan akuntabel,” terangnya.

Dalam laporannya ketua pelaksana arief cahyono mengatakan,kegiatan bimtek ini diikuti sebanyak 40 orang peserta yang merupakan anggota dari satuan polisi pamong praja muba.
Tujuan diselenggarakan bimtek ini yakni untuk meningkatkan ketrampilan satgas linmas dan mmberikan pemahaman teknis dalam hal pertolongan bencana.

MUI Muba : Pesta Lelang Warisan Kolonial Belanda

SEKAYU - Pemerintah Kabupaten Musi banyuasin (Muba) tengah mempersiapkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang larangan pesta malam atau pengaturan batas waktu pesta malam bagi masyarakat.

Hal tersebut mengingat maraknya peredaran narkoba, dan sebagai upaya pengendalian sehingga dapat meminimalkan perbuatan negatif yang mungkin terjadi dari kegiatan pesta rakyat tersebut.


"Betapa dasyatnya kegiatan pesta malam ini kalau tidak diatur, di sana ada maksiat transaksi narkoba  dan lain sebagainya, namun kami telah mencari sumber hukum tentang batasan waktu pesta malam ini ", ungkap Plh. Asisten III Setda Muba Yudi Herzandi, SH., MH di ruang rapat Randik, Rabu (13/9/2017).

Yudi Herzandi, SH., MH juga mengatakan, rancangan Perda tentang larangan pesta malam pernah diusulkan kepada DPRD Muba namun ditolak dengan alasan belum ada kajian naskah akademis dan tanggapan dari tokoh masyakat.

Sementara salah satu tokoh masyarakat Rusdi Usman mengatakan pesta malam tidak mempunya nilai - nilai kebaikan yang dapat dicontohkan kepada masyarakat. " Saya sangat tidak setuju kalau pesta malam ini diizinkan sebab teori pelaksanaannya di lapangan berbeda", imbuhnya.

Terkait dengan tradisi lelang yang sering digelar oleh masyarakat pada saat pesta malam, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Muba mengatakan bahwa  tradisi tersebut bukanlah tradisi yang diwariskan oleh adat Muba melainkan tradisi yang lahir dari kolonial Belanda.







Post By : Firmansyah

Kamis, 07 September 2017

Bupati Muba Tandatangani R - APBD Perubahan Tahun 2017

SEKAYU - Bupati Musi banyuasin H. Dodi Reza Alex menandatangani berita acara Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (R - APBD) Perubahan Kabupaten Muba tahun 2017 pada rapat Paripurna masa persidangan III rapat ke- 33 di ruang Rapat Paripurna DPRD Muba, Kamis (7/9/2017) .

Penandatangan berita acara R - APBD Perubahan tahun 2017 telah melalui beberapa tahapan pembahasan dan akhirnya disepakati bersama antara Pemerintah Kabupaten Muba dan DPRD Kabupaten Muba untuk disepakati bersama.

Bupati Musi banyuasin H. Dodi Reza Alex menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak legislatif DPRD Muba dan semua pihak atas terlaksananya R - APBD Perubahan Kabupaten Muba  tahun 2017. " Saya menyampaikan rasa bangga dan hormat kepada anggota Dewan karena dalam waktu yang relatif singkat sesuai dengan jadwal yang telah disepakati, kita telah dapat merampungkan pembahasan Perubahan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Muba tahun 2017 ", ungkapnya.

H. Dodi Reza Alex juga menyampaikan ucapan terima kasih serta apresiasi kepada semua fraksi DPRD Muba yang telah memberikan saran masukan kepada Pemerintah Muba selaku wakil rakyat, hal tersebut demi terwujudnya pembangunan infrastrktur di kabuaten Muba dalam mencapai visi Muba maju berjaya.








Post By : Firmansyah

Pembinaan TP - PKK Kecamatan Sekayu

SEKAYU - Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Musi banyuasin (Muba) melaksanakan kegiatan pembinaan TP - PKK di kecamatan Sekayu. Peserta pembinaan TP PKK kecamatan Sekayu diikuti oleh 4 kelurahan dan 10 desa.

" Program pembinaan TP PKK merupakan program rutin TP PKK di Kabupaten Muba yang bertujuan untuk menyelaraskan program kerja PKK kabupaten dengan kecamatan dan desa, dengan memberikan pemahaman peningkatan kapasitas 10 pragram PKK agar berjalan dengan baik ", demikian disampaikan oleh ketua TP PKK Kabupaten Muba Hj. Thia Yufada, Rabu (6/9/017) di kantor Camat Sekayu.

Masih menurut ketua TP PKK Kabupaten Muba Hj. Thia Yufada, ada 3 program unggulan yang akan diterapkan bagi TP PKK di Muba khususnya Kecamatan Sekayu yaitu program SMS (Stop Mising Sembarangan), Kampung manis, dan rumah cinta.
"Program yang ada di Kabupaten ini tidak hanya lahir di Kabupaten melainkan program turunan dari program unggulan nasional dan Provinsi, penting saya sampaikan kepada kita semua bahwa kecamatan Sekayu masih memerlukan kerja keras untuk melaksanakan program SMS mengingat program SMS belum bagus yakni masih di bawah 50% akses terhadap jamban tapi bukan aksinya tapi lebih ke perilaku hidup", ungkapnya.
Sementara ketua TP PKK kecamatan Sekayu, Misperi Taisir menyambut baik dengan adanya program pembinaan TP PKK yang ada di Kecamatan Sekayu.
"Banyak sekali ilmu dan wawasan yang nantinya akan kami serap, mudah - mudahan nanti apa yang akan disampaikan oleh TP PKK dari Kabupaten dapat dicermati secara seksama", jelasnya.
Misperi Taisir juga mengatakan metode pembinaan program TP PKK tersebut akan dikelompokkan menjadi 4 pokja. "Jadi nanti akan dibagi menjadi per pokja, pokja I hingga IV dan dibagi ketua hingga sekretarisnya", ujarnya.
Terakhir, ketua TP PKK kecamatan Sekayu berharap dengan adanya pembinaan program TP PKK di Kecamatan dapat diterapkan di Desa dan kelurahan.



Post By : Firmansyah